Saksi Saat Mengikuti Persidangan di Pengadilan Tipikor Jambi

Jambiline.com, Jambi – Dalam persidangan kasus uang ketuk palu APBD Jambi 2017-2018 di Pengadilan Tipikor Jambi,  Kamis (19/12), saksi dari terdakwa Supardi Nurzain, Elhelwi dan Gusrizal, yakni Andi memberikan pernyataan mengejutkan.

Kontraktor asal Kerinci itu mengaku telah menyetor uang kepada Gubernur Jambi Zumi Zola Zulkifli sebesar Rp 2 Miliar melalui orang kepercayaannya yakni Apif Firmansyah, Namun uang tersebut tidak sampai di tangan Zumi Zola.

Andi menceritakan, hal tersebut bermula saat dirinya dimintai uang oleh Apif Firmansyah untuk setoran ke Gubernur Jambi Zumi Zola senilai Rp 2 miliar.

“Saya kaget, setelah pak Dody minta lagi ke saya uang. Saya bilangkan sudah setor Rp 2 m lewat Apif. Waktu itu pak Dodi bilang ngak sampai uangnya. Uangnya digunakan Apif,” kata Andi Kerinci, Kamis (19/12/19).

Lanjut Andi, dirinya mengetahui bahwa Apif tidak dipercaya lagi oleh Zumi Zola setelah datang Dody Irawan yang menjabat sebagai Kadis PUPR Provinsi Jambi kepada dirinya, yang juga meminta uang kepada dirinya.

Dari situlah dirinya baru mengetahui ternyata uang yang diberi kepada Apif sebanyak Rp.2 Miliar, tidak sampai ke tangan Zumi Zola.

“Tapi setelah Apif tak dipakai Gubernur, ada lagi Dody Irawan mau minta 10 persen dari proyek 50 miliar tapi saya cuman sanggup uang Rp.1,2 Miliar. Ternyata kata pak Dody, uang yang diminta Apif ini tak sampai ke Gubernur,” jelas Andi.

Mendengar pernyataan tersebut, Febi salah satu jaksa KPK mengatakan bahwa Apif telah mengembalikan uang tersebut ke KPK. Namun jumlah hanya Rp.500 juta.

“Apif sudah mengembalikan uang yang mulia. Tapi cuma Rp.500 juta. Berarti ada Rp.1,5 Miliar yang belum,” katanya singkat. (JL)

Komentar Akun Facebook