ads

Jambiline.com, Jambi – Sejak tahun lalu, Kejati Jambi memburu DPO tersangka kasus penggelapan aset unit pelaksanaan teknis (UPT) alat berat dan perbengkelan (Alkal) di Kabupaten Sarolangun, pada tahun 2017 lalu, tersangka bernama Hafifulah Sinwani (HS).

Kepala Penerangan dan Hukum (Kapenkum) Kejati Jambi Dedy Susanto mengatakan pihaknya berhasil menangkap tersangka di Semarang, Provinsi Jawa Tengah, pada Kamis (3/5) sekitar pukul 15:00 Wib.

Tersangka berhasil ditangkap berkat kerjasama antara Kejati Jambi dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Sarolangun serta dibantu oleh kejaksaan Agung (Kejagung).

“Tersangka ini ditangkap saat berada di salah satu Sekolah Dasar Negeri (SDN) di kawasan Pelebon 1, Semarang, Jawa Tengah saat melakukan pengawasan,” katanya, Jumat (4/5).

Lanjutnya, Tersangka diduga melakukan tindak pidana penggelapan aset atau barang milik pemerintah Kabupaten Sarolangun tahun 2017 pada UPT alat berat dan perbengkelan (Alkal) Dinas PU Kabupaten Sarolangun.

“Buronan penggelapan tersebut berupa bentuk aset-aset yang dilakukan tersangka dengan nilai Rp375.725.120. Diantaranya aset UPT Alkal, mobil dump, mobil Hilux, motor mega pro, motor KLX,” katanya.

Dedy menambahkan, selama melarikan diri tersangka bekerja sebagai pengawas proyek sekolah.

“Selama melarikan diri yang bersangkutan ikut sebagai pengawas proyek SDN Palebon I Kelurahan Pedurungan, Kecamatan Semarang,” tukasnya.

Untuk diketahui, Tersangka saat ini  sudah tiba di Bandara Sultan Thaha Jambi, Jumat (4/5) pagi, yang sempat menginap semalam di Jakarta.

Tersangka menggunakan baju kaos abu-abu dan dikawal ketat petugas Kejati Jambi, tersangka terus digiring ke mobil petugas yang siap di parkir depan bandara.

Rencananya, usai diperiksa di Kejati Jambi, tersangka akan dibawa ke rumah tahanan (rutan) Kabupaten Sarolangun untuk menjalankan proses hukum selanjutnya. (Tri)

Komentar Akun Facebook