DPRD Muarojambi Perjuangkan Sertifikat Masyarakat Bahar
ads

Jambiline.com, Muarojambi – Anggota DPRD Muarojambi dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Dapil Mestong Bahar, Robinson Sirait perjuangkan ratusan sertifikat kebun warga Bahar Group yang masih berada di PTPN 6 selama puluhan tahun.

Hal tersebut diketahui pada saat Robinson reses di Sungai Bahar desa Marga Mulia unit Dua. “Salah satu tugas kita kan menampung aspirasi masyarakat, saat reses itu masyarakat ada yang menanyakan masalah sertifikat mereka yang belum dimiliki, padahal sudah memenuhi kewajibanya atau sudah lunas,” sebut Robinson Sirait., Jum’at (9/4/2021)

Dijelaskannya, dari berbagai yang disampaikan masyarakat itu, ada beberapa masalah, ada yang sertifikatnya hilang dan ada yang belum mereka terima. Padahal sudah lunas, ada juga yang belum lunas, ada juga yang pengganti dan ada juga yang sudah di urus tapi tidak selesai.

“Mendengar keluhan warga itu, saya kemudian mengajak dua orang masyarakat sebagai perwakilan langsung saya ajak ke kantor direksi PTPN 6 Jambi, dan pada saat itu juga kebetulan Komisi I DPRD muarojambi menggelar pertemuan di kantor PTPN 6 Jambi,” katanya.

Dalam kesempatan itu ia menyampaikan ke pihak PTPN 6 bahwa ada masyarakat ex trassimigrasi Bahar Grup hingga saat ini belum menerima sertifikat miliknya, padahal sudah memenuhi kewajibanya atau melunasi hutangnya.

“Itu adalah hak masyarakat, sertifikat mereka tolong dibantu supaya keluar sertifikatnya. apapun masalahnya terkait dengan sertifikat saya minta supaya dibantu,” tegas Robinson Sirait kepada pihak PTPN 6.

Dirinya sebagai wakil rakyat Kabupaten Muarojambi khususnya dapil Bahar sangat mengharapkan kepedulian PTPN 6 agar menyikapi hal tersebut.

“Pada saat itu kita audiensi dan langsung ditanggapi oleh PTPN 6. Seminggu kemudian saya ditelpon oleh pak Irfan Manik bahwa, dia dan jajarannya telah menelusuri sertifikat itu, pertama ke Bank Mandiri Jambi, baru ke Bank Mandiri Palembang, karena pusatnya disana,” jelasnya.

Setelah inten berkoordinasi, seminggu kemudian pihak PTPN 6 menyampaikan keadanya bahwa memang ada 128 sertifikat milik masyarakat Bahar Grup yang dilengkapi dengan nama namanya.

“Dari penyampaian itu langsung koordinasikan tiga Camat di Bahar Grup, dan berkoordinasi dengan forum BPD, kepala Desa, hal ini kita sepakati waktu itu mengadakan pertemuan di PKS Pinang Tinggi di pabrik, dari 128 nama itu kita hadirkan, namun memang belum semua hadir dan PTPN 6 berjanji, akan memberikannya secara bertahap,” katanya.

“Yang paling mudah itu adalah petani yang sudah memiliki bukti lunas tapi belum mendapat sertifikat, itu akan diberikan duluan,” tambahnya.

Sertifikat tersebut akan diberikan oleh pihak PTPN 6 pada tanggal 20 April mendatang secara kolektif, namun khusus bagi yang sudah memenuhi syarat.

“Jadi saya sangat berterimakasih kepada pihaknya PTPN 6 sudah membantu. karena ini masalah sudah cukup lama. petani juga mengharapkan sertifikat ini, namun bingung mau mengadu kemana, kadang sudah disampaikan tapi tidak ada tindak lanjut. dan mudah mudahan dengan saya dampingi ini PTPN 6 berniat baik,pada tanggal 10 April 2021 ini akan diberikan kepada masyarakat dari yang termuda dulu,” tutupnya. (*)

Komentar Akun Facebook