Pelantikan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Juru Sembelih Halal (Juleha) Provinsi Jambi periode 2019-2024

Jambiline.com – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Juru Sembelih Halal (Juleha) Provinsi Jambi periode 2019-2024 resmi dilantik secara virtual oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Juleha Indonesia, Ali Subarkah, pada Sabtu (23/1) lalu di aula Kemenag Kota Jambi.

Pelantikan dihadiri oleh DPW Juleha se-Indonesia secara virtual dan diikuti 52 orang secara langsung.

Berdasarkan Surat Keputusan DPP Juleha Indonesia No. 027/01/DPP-JULEHA INDONESIA/IX/2020, tanggal 23 Januari 2021 tentang susunan dewan pengurus wilayah Juleha Provinsi Jambi, masa khidmat 2019-2024 ditetapkan sebagai Ketua DPW Juleha Jambi, H. Dahrizal Dahlan, Lc, MA, Sekretaris, Dr. Muhammad Padli, M.Pd.I dan Bendahara, Drs.H. Ahmad AR, M.Pd.

Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Juru Sembelih Halal (Juleha) Provinsi Jambi periode 2019-2024

Ketum DPP Juleha Indonesia, Ali Subarkah, mengucapkan selamat kepada para pengurus DPW Juleha Jambi terpilih. Ia berpesan agar anggota Juleha istiqomah mensyairkan Juleha hingga tingkat kabupaten, Kecamatan dan desa, dengan tetap berpedoman kepada aturan-aturan yang berlaku sesuai dengan AD/RT Juleha Indonesia.

Ia menjelaskan, Juleha pertama kali dibentuk di kabupaten Gersik Jawa Timur pada tahun 2016 yang bertepatan dengan haul Habib as Segap yang tujuannya tidak lain untuk mensyairkan dakwah sembelih halal di Indonesia.

“Organisasi Juleha Indonesia dibentuk sebagai mitra Ppemerintah dalam menegakkan aturan yang syari’ah, dan menjaganya agar penanganan bahan makanan yang halal dan thoyyib dapat dilaksanakan secara maksimal di negara Republik Indonesia pada khususnya dan Internasional pada umumnya,” terang Ali subakir.

Sementara itu Sekretaris DPW Juleha Provinsi Jambi, Dr. Muhammad Padli mengatakan, kehadiran Juleha adalah untuk menjamin dan memastikan bahwa daging yang dikonsumsi oleh masyarakat, khususnya kaum Muslimin, sudah diproses dengan aman dan halal.

“Kebutuhan manusia akan protein hewani terutama daging dan hasil olahannya adalah sudah menjadi kebutuhan pokok yang utama. Berangkat dari keresahan apakah daging yang kita konsumsi sehari-hari sudah terjamin kehalalannya, terutama dalam prosesnya?, maka lahirlah Juleha ini.

“Dalam hal penyediaannya, sangat dibutuhkan penanganan yang terstruktur dan berstandarisasi tinggi terutama bagi umat muslim di Indonesia khususnya, bahan makanan yang halal dan thoyib menjadi hal pokok yang sangat mutlak sifatnya,” kata pria yang akrab disapa Ustadz Padli ini.

Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Juru Sembelih Halal (Juleha) Provinsi Jambi periode 2019-2024

Ia menambahkan, tugas Juleha akan dimulai dari pembinaan para anggota, bagaiman penanganan hewan sampai dengan pasca penyembelihan dan pengolahannya memenuhi syarat.

“Syartanya yang sesuai dalam hukum Islam, dan memenuhi poin SKKNI yang ditetapkan pemerintah Republik Indonesia, melalui Kepmenaker no.196 tahun 2016 tentang penetapan standar kompetensi kerja Nasional Indonesia kategori pertanian, kehutanan dan perikanan golongan pokok Jasa Penunjang Peternakan Bidang Penyembelihan Hewan Halal untuk mendapatkan bahan makanan yang Aman Sehat Utuh & Halal (ASUH),” tutur Padli.

Di sesi akhir, acara pelantikan DPW Juleha Jambi ditutup dengan taujihat wa irsyadat oleh Ustadz Abdul Somad (UAS) secara live Meeting Zoom.

Dalam kesempatan itu UAS mengutip sebuah Hadist Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam: “Hendaklah kalian selalu bersama Al Jama’ah. Dan janganlah kalian berpecah belah, karena setan itu selalu bersama dengan orang yang sendirian, sedangkan terhadap dua orang, ia lebih jauh,” turutnya.

Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Juru Sembelih Halal (Juleha) Provinsi Jambi periode 2019-2024

Uas menyebutkan, Juru sembelih halal (Juleha) adalah suatu komunitas yang berorientasi pada ibadah, dan merupakan ibadah yang mulia di sisi Allah karena dengan Juleha maka umat Islam akan selamat makanannya dan selamat sembelihannya dari memakan makanan yang haram.

UAS berpesan, agar Juleha dalam menjalankan tugas senantiasa berlaku ihsan. Ia pun mengutip Hadist Rasulallah SAW yang diriwayatkan oleh Imam Muslim : “Dari Syaddâd bin Aws, dia berkata, “Dua hal yang telah aku ingat-ingat berasal dari Rasulullah Shallallâhu ‘alaihi Wa Sallam, beliau bersabda, ‘Sesungguhnya Allah Ta’ala telah mewajibkan agar berbuat ihsan (baik) terhadap segala sesuatu. Bila kamu membunuh, maka bunuhlah secara baik dan bila kamu menyembelih, maka sembelihlah secara baik dan hendaklah salah seorang diantara kamu menajamkan mata pisaunya, lantas menenangkan binatang sembelihannya,” tutur UAS.

Ia juga memberikan masukan, agar Juleha Jambi menjadi solid zhohir dan batin, maka Juleha Jambi harus diikat dengan 5 program, pertama mengadakan pengajian setiap bulan meskipun tidak ada yang disembelih, kedua, membentuk pengurus Juleha di masing-masing Kabupaten yang berada dalam wilayah Provinsi Jambi, ketiga, senantiasa menjaga hubungan silaturahim antara masing-masing pengurus, keempat, jadikan Juleha sebagai ajang dakwah mengenal Allah bukan untuk mencari nama, dan kelima, masing-masing pengurus saling berdoa untuk kemaslahatan Juleha kedepannya hingga anak cucu.

Komentar Akun Facebook