ads

 

Jambiline.com, Jambi – Anggota Subdit Jatanras Resmob Ditreskrimum Polda Jambi mengamankan dua pelaku pembobol mesin Ajungan Tunai Mandiri (ATM) dengan modus mengganjal kartu ATM korbannya yang sedang bertransaksi.

Dimana setelah korban meninggalkan kartunya uang tabungan korban dikuras habis pelaku dengan mentransfer ke rekening mereka.

Dirreskrimum Polda Jambi, Kombes Pol Kaswandi Irwan mengatakan dua pelaku yang diamankan tersebut yakni Raden Suhaimi (28) warga Jalan Cempaka, Kelurahan Jati Waringin, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi dan Edi Saputra (33) warga Jalan Syailendra, Kelurahan Rawasari, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi,

Aksi penangkapan terhadap dua pelaku spesialis ganjal kartu ATM tersebut dipimpin langsung oleh Kasubdit Jatanras Kompol Rio Tulanggow dan Panit Resmob Polda Jambi Ipda Rifqi Abdillah di dua lokasi yang berbeda.

Dirinya menjelaskan, Pelaku Raden Suhaimi diamankan Tim Resmob Polda Jambi pada hari Kamis (23/4) sekitar pukul 23.30 WIB pada saat pelaku sedang bermain game online di depan Indomaret Simpang Rimbo, Kota Jambi.

Sedangkan pelaku Edi Saputra diamankan tim gabungan Resmob Polda Jambi bersama tim Opsnal Reskrim Polres Batanghari pada hari Minggu (25/4) sekitar pukul 21.30 WIB di Jalan Baru Talang Inuman RT14, Kelurahan Rengas Condong, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batanghari.

Saat dilakukan penangkapan, tersangka Edi berusaha melarikan diri dan melakukan perlawanan kepada petugas sehingga dilakukan tindakan tegas terukur terhadap pelaku.

Aksi terakhir mereka lancarkan pada Selasa (20/4/2021) sekitar pukul 19.30 WIB, pada mesin ATM Bank Mandiri yang berada di dalam Alfamart di kawasan TP Sriwijaya, Kelurahan Rawa Sari, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi.

“Jadi modus pelaku ini beraksi dengan cara mengganjal kartu ATM korban dengan menggunakan tusuk gigi, dan saat korban di mesin ATM kartu ATM korban tidak bisa masuk ke mesin ATM tersebut, kemudian salah satu pelaku mencoba membantu untuk memasukan kartu ATM korban ke dalam mesin ATM dan pelaku telah menukar ATM korban,” jelas Kombes Pol Kaswandi Irwan, Selasa (27/4/2021).

Kombes Pol Kaswandi Irwan mengatakan bahwa kedua pelaku tersebut merupakan spesialis pencurian dengan modus ganjal kartu ATM antar Provinsi yang telah beraksi di wilayah Provinsi Jambi dan di wilayah luar provinsi Jambi.

“Untuk di wilayah Kota Jambi kedua pelaku sudah melancarkan aksinya sebanyak tiga Tempat Kejadian Perkara (TKP), kemudian di wilayah Kabupaten Bungo ada satu TKP dan pelaku juga beraksi di wilayah Jakarta,” kata Kombes Pol Kaswandi Irwan.

Pelaku Raden Suhaimi merupakan residivis dengan kasus yang sama ganjal kartu ATM dan pelaku baru bebas menjalani hukuman di Lapas Jakarta.

“Pelaku Raden pada Maret lalu baru bebas dari Lapas di Jakarta, setelah beraksi dengan pelaku Edi di Jakarta, namun pelaku Edi berhasil melarikan diri ke Jambi,” kata Kaswandi.

Adapun barang bukti yang diamankan dari kedua pelaku yakni satu buah kartu ATM mandiri milik korban, lima buah buku tabungan, satu unit handphone merk oppo 5s warna hitam, satu dompet kulit warna coklat dan 51 buah kartu ATM berbagai bank.

Atas perbuatannya kedua pelaku dikenakan pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman di atas tujuh tahun penjara. (*)

Komentar Akun Facebook