ads

Jambiline.com, Jambi – Polda Jambi melalui Ditreskrimum Polda Jambi melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap kedua pelaku pembakaran 13 Kotak suara beserta surat suara di Sungai Penuh beberapa waktu lalu.

Hal tersebut dibenarkan oleh, Dirreskrimum Polda Jambi AKBP Edi Faryadi, dirinya mengatakan kedua pelaku tiba di Polda Jambi sekitar pukul 09:00 WIB.

“Saat ini, kita lakukan pemeriksaan secara Intensif kepada para Pelaku di Polda Jambi,” kata Edi, Selasa (23/4/19).

Lanjutnya, apabila pemeriksaan terhadap kedua pelaku telah selesai, kemungkinan besar status kedua pelaku dinaikan menjadi Tersangka.

“Apabila sudah selesai dilakukan pemeriksaan, mungkin kita akan naikkan statusnya menjadi tersangka dan mungkin akan kita tahan,” jelasnya.

Ditanya apa peran kedua pelaku pada saat pembakaran? Dirreskrimum Polda Jambi menjelaskan bahwa pihaknya bekerja sama dengan Polres Kerinci mengamankan diduga orang yang menyuruh melakukan pembakaran kota suara dan surat suara tersebut.

“Kita mengambil orang yang menyuruh melakukannya, dan kita mengambil dari otak si Pelaku. Ini sedang kita buktikan, bahwasannya mereka (Pelaku, red) yang menyuruh lakukan,” katanya.

Lanjut Edi, pembakaran tersebut dipicu oleh salah satu Calon Legeslatif (Caleg) yang tidak puas mendapatkan perolehan suaranya di TPS 1, 2 dan 3 tersebut.

“Setelah penghitungan suara sekitar pukul 03:00 WIB pagi, ada Caleg yang tidak puas hasil perolehan suara yang ada di TPS 1, 2 dan 3. Kemudian bahwasannya dia merasa telah berkorban banyak dan akhirnya ada hubungan yang dia lakukan terhadap orang-orang disana karena satu kampung satu keluarga. Dan ini yang membangkitkan warga-warga untuk berbuat anarkis,” pungkasnya. (Tri)

Komentar Akun Facebook