Sabtu, 18 April 2026

Edi Purwanto Janji Tak Ingin Rusak Citra DPRD Seperti Sebelumnya

Photo Author
Administrator, Jambi Line
- Kamis, 14 September 2023 | 18:02 WIB


Jambi Line - Tidak ingin citra buruk DPRD Provinsi Jambi sebelumnya kembali terjadi akibat kasus korupsi, Ketua DPRD Provinsi Jambi ungkap proses penganggaran di hadapan pimpinan KPK.

Pengungkapan proses penganggaran ini disampaikan Edi dalam acara Rakor bersama Pimpinan KPK, Jajaran KPK, Kepala Daerah dan Ketua DPRD se Provinsi Jambi, Kamis (14/8) di Ballroom Hotel Swissbell-hotel Jambi.

Edi mengatakan bahwa selama ini proses-proses penganggaran di DPRD Provinsi Jambi, mulai dari proses penganggaran, proses musrenbang, RKPD, Pokir, KUA PPAS, Pembahasan hingga menjadi Peraturan Daerah betul-betul dilakukan secara teliti.

Penyampaian ini disampaikan oleh Edi Purwanto dalam kegiatan Rapat Koordinasi Pemberantasan Korupsi di Provinsi Jambi bersama Kepala Daerah dan Ketua DPRD se Provinsi Jambi.

Adapun tema dalam kegiatan ini, yaknj perkuat kolaborasi pencegahan korupsi melalui monitoring center for prevention (MCP) akselerasi sertifikasi tanah milik daerah, serta sertifikasi tanah milik masyarakat melalui program PTSL.

Politisi PDI Perjuangan itu menyebut, bahwa spirit untuk berkomitmen dalam melakukan pemberantasan korupsi ini menjadi agenda pertama bagi Pemerintah Provinsi Jambi, terutama DPRD Provinsi Jambi.

Ketua DPRD Provinsi Jambi ini, mengatakan bahwa pihaknya tidak ingin citra buruk DPRD Provinsi Jambi sebelumnya kembali terjadi.

"Karena kami juga tidak mau jatuh ke lubang yang sama. Pada tahun 2014, ada tragedi yang mengingatkan kita semua dan itu membuat citra buruk bagi pemerintah Provinsi Jambi. baik gubernur maupun dprd," sebutnya.

"Atas hal itulah, yang hari ini kami jaga betul-betul agar proses penganggaran, mulai dari musrenbang, dan sebagainya hingga menjadi Perda betul-betul kami teliti dengan baik sehingga tidak ada hal-hal yang inkonstitusional kami berikan kepada rakyat jambi," tambahnya.

Disisi lain, ia kembali mengingatkan kepada seluruh Kepala Daerah, Ketua DPRD Provinsi Jambi terkait dengan pernyataan Pimpinan KPK terkait tujuh indikator kesejahteraan nasional. Tujuh indikator tersebutlah disampaikan oleh Edi Purwanto yang selalu menjadi pendoman pihaknya dalam menyusun APBD Provinsi Jambi bersama TAPD.

"Sehingga anggaran yang kami anggarkan tepat sasaran dan tepat guna dan jauh dari hal-hal yang disalahgunakan dan berujung pada korupsi itu sendiri," tukasnya.

Adapun tujuh indikator kesejahteraan nasional tersebut yakni angka kemiskinan, angka pengangguran, angka kematian Ibu malahirkan, angka kematian bayi, dan selanjutnya indek pembangunan manusia, pendapatan perkapita dan terakhir Ginirasio.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Administrator

Terkini

Pemkab Batang Hari Gelar Bimbingan Manasik Haji

Rabu, 4 Februari 2026 | 08:00 WIB
X