ads

Jambiline.com, Sarolangun – Berita terkait dengan Kakek Hasan (82 tahun) warga Desa Pulau Pandan Kecamatan Limun, Kabupaten Sarolangun yang dilaporkan ke polisi gara-gara menyemprot bibit pinang guna membersikan jalan ke kebunnya, akhirnya ditanggapi oleh Pelapor.

Pelapor diketahui bernama Muhammad Safa’at, warga Pulau Pandan yang juga merupakan salah satu ASN di Pemkab Sarolangun.

Menurut Sa’faat selain membuat tanaman bibit pinangnya mati, kakek Hasan juga melakukan perusakan pagar miliknya. Tak hanya itu Ia juga mengungkapkan, saat kejadian kakek Hasan juga sempat mengancam orang tua Safa’at.

” Bapak Hasan telah merusak pagar kami, Hasan juga mengancam akan membunuh ibu saya menggunakan parangnya, apabila ibu saya terus melarang Hasan merusak pagar batas tanah kami tersebut,” katanya.

Selain itu, Ia juga mengakui bahwa pihaknya tidak menerima perdamaian yang dimediasi oleh pihak Pemerintah Desa dan Lembaga Adat Desa setempat.

“Musyawarah tingkat desa sudah ada tetapi, tidak ada kesepakatan pada tingkat penyelesaian di Desa,” katanya lagi.

Ia juga menegaskan, pihaknya tidak mau berdamai dengan pihak Kakek Hasan meskipun telah dimediasi pihak Desa Setempat, dan akan tetap melanjutkan persoalan itu melalui jalur hukum.

“Yang kita inginkan sebenarnya tidak ada damai, kami tetap jalur hukum, proses hukum tetap kami jalani,” tandasnya. (Hry)

Komentar Akun Facebook