Aktivitas Jual Beli Pedagang di Pasar Tradisional Muara Bulian
ads

JambiLine.com, Muarabulian – Berbagai jenis kebutuhan pokok menjelang bulan suci ramadhan sudah mulai mengalami kenaikan. Diantaranya daging sapi murni, daging kerbau murni, ayam broiler, cabai merah dan cabai rawit. Menurut pedagang, kenaikkan harga dipicu tidak ada delivery order (DO) serta memasuki bulan ramadhan.

Berdasarkan data harga rata-rata bahan pokok pangan, Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Batanghari, dua hingga tiga pekan terakhir, lonjakan mulai terlihat.

Dikatakan Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Batanghari, Suparno, mengatakan, pantauan harga per 11 April, harga daging sapi dan daging kerbau murni Rp130 ribu/kg. Harga tersebut mengalami kenaikan pada pekan berikutnya menjadi Rp150 ribu.

“Iya, ada kenaikan harga daging sapi dan daging kerbau murni Rp20 ribu per kilogram. Kemudian daging ayam broiler naik Rp5000 per/kg dari Rp28 ribu menjadi Rp33 ribu pada 18 April lalu,” kata Kepala Bidang Perdagangan, Suparno baru-baru ini.

Selain harga daging, Lanjut Suparno, kenaikan harga juga terjadi di komoditas lainya. Seperti cabai merah keriting dan biasa. Pada 11 April, naik Rp4000 per/kg. Sebelumnya Rp20 ribu, naik menjadi Rp24 ribu.

“Bawang putih naik dari Rp35 ribu menjadi Rp45 ribu pada 18 April lalu. Sementara harga harga cabai rawit putih mengalami penurunan harga, dari Rp40 ribu menjadi Rp24 ribu pada 11 April. Begitu juga harga bawang merah, turun dari Rp35 ribu per/kg menjadi Rp34 ribu/kg pada 11 April,” ungkapnya.

Selain kenaikan, Suparno juga menjelaskan, terjadi penurunan harga sekitar 40 persen untuk cabai dan 2 persen lebih bawang merah. Harga-harga komoditi ini masih terus berubah dan fluktuatif menjelang bulan Ramadhan. Dirinya masih melakukan pantauan harga di pasar Keramat Tinggi.

“Sementara sejumlah komoditi lainnya, seperti gula pasir, tepung terigu, telur dan beras relatif stabil,” terangnya.

Sementara itu, Deni, salah satu pedagang di Pasar keramat Tinggi Muara Bulian mengatakan, kenaikan harga tersebut akibat harga dari pemasok sudah cukup tinggi. Selain itu, para pedagang juga menduga pemicu kenaikan harga tersebut efek dari Pemilu dan sudah mulai mau memasuki bulan ramadhan.

“Yo, kalau hargo daging tu macam itu lah bang. Kadang hari ni naik kadang besok turun.,” pungkasnya. (Rhi)

Komentar Akun Facebook