ilustrasi (dok.net)
ads

Jambiline.com, Hallo teman-teman semua, berbicara momen perayaan Idulftri, kayanya enak nih nulis tentang sajian khas keluarga saat lebaran, bener enggak sih? Hehe

Jelas saja momen hari raya tidak bisa dipisahkan dari sajian khas yang juga kita nanti-natikan guys!

Salah satunya adalah ketupat dan aneka menu lainnya, akan tetapi sepertinya ketupat adalah makanan khas yang tidak akan bisa dipisahkan dari hari raya Idulfitri, kira-kira kenapa ya, apakah teman-teman semua tahu mengapa ketupat menjadi makanan khas ketika Hari Raya Idulfitri?

Ternyata ketupat bukan sekadar makanan biasa, ada sejarah panjang dan nilai historis tersendiri lho. Teman-teman harus tahu bahwa awalnya ketupat bukan tradisi yang identik dengan Islam maupun Lebaran. Karena ternyata ketupat sudah ada pada masa pra-Islam dan tersebar di wilayah hampir di Asia Tenggara dengan nama yang berbeda-beda.

Pada abad ke 15, ketupat sudah menjadi simbol perayaan hari raya Islam di masa pemerintahan Demak, dengan arti pembungkusan ketupat memakai janur berkaitan dengan budaya di wilayah pesisir yang juga berpengaruh dengan banyaknya pohon kelapa yang tumbuh di dataran rendah.

Selain itu, adanya warna kuning memberikan arti khas yang membedakan dari warna hijau dari Timur Tengah dan merah dari Asia Timur guys!
dan untuk sekarang ketupat sudah menjadi makanan khas yang menjadi sajian saat Hari Raya Idulfitri bukan?

Hal itu juga dikarenakan Orang Jawa dan Sunda memaknai ketupat sebagai pengakuan kesalahan. Yaitu “kulo lepat, ngaku lepat” di mana mempunyai arti “Saya salah, saya mengakui kesalahan”.

Dengan mengakui kesalahan dan meminta maaf maka kesalahan dimaafkan dan persaudaraan bisa terjalin. Untuk itu, jangan lupa saling bermaafan di hari nan fitri ini ya teman-teman semua

Komentar Akun Facebook