ads

Jambiline.com, Jambi – Kepolisian Daerah (Polda) Jambi kembali menetapkan 18 orang anggota kelompok Serikat Mandiri Batanghari (SMB) sebagai tersangka, Minggu (21/7/2019).

Direktur Reskrimum Polda Jambi, Edi Faryadi mengatakan dari hasil penyidikan lanjutan terhadap penindakan kedua atas Konflik yang terjadi di PT. WKS Distrik VIII telah ditetapkan sebagai tersangka sebanyak 18 orang.

“Para tersangka didasari dengan 2 laporan polisi yang berasal dari Polda Jambi dan Polres Batanghari,” ujar Edi, kepada wartawan di kediamannya, Minggu (21/7/19).

Adapun nama-nama tersangka yang dikenakan pasal 170 KUHPidana, pasal 363 KUHPidana dan Undang-undang darurat No. 2 Tahun 1951 berdasarkan laporan di Polda Jambi sebanyak 11 orang yaitu Yohanes Paham Ginting, Umar Dani, Wahid Muslimin, Rudi Sutiono, Juliansen Sipayung, Prawoto Als TO, Yanto Bin Sukino, Usman Elpi, Dedi, Untung (Suku Anak Dalam), dan Yandang (Suku Anak Dalam).

Sedangkan, nama – nama tersangka yang dikenakan pasal 170 KUHPidana dan pasal 406 KUHPidana berdasarkan laporan polisi dari Polres Batanghari sebanyak 7 orang yaitu Dadang Sudrajat, Slamet Rusyanto, Renson Purba, Triyono, Gatot Santoso, Arif Syaifudin, Slamet Heryanto.

“Saat ini semua tersangka sudah dilakukan Penahanan,” tukasnya.

Diketahui sebelumnya, pihak kepolisian pada Sabtu (20/7/2019) kemarin, berhasil menangkap 18 orang anggota kelompok Serikat Mandiri Batanghari (SMB) pimpinan Muslim, yang pada 13 Juli lalu melakukan penghadangan, penganiyaan, perusakan serta pencurian terhadap tim Satgas Karhutla Jambi yang sedang bertugas di kawasan hutan Distrik VIII PT. Wirakarya Sakti (WKS), Kabupaten Tanjung Jabung Barat, (Tanjabbar).

Bukan hanya itu saja, sebelumnya 45 orang juga telah ditangkap Polda Jambi dan Korem 042/Gapu, termasuk Muslim dan istrinya. Setelah dilakukan pemeriksaan, 41 orang telah ditetapkan sebagai tersangka, termasuk Muslim dan istrinya. Sementara itu 4 lainnya masih berstatus saksi.

Jadi, total tersangka anggota kelompok SMB saat ini sebanyak 59 orang. (Tri)

Komentar Akun Facebook