Presiden ke 2 RI, Soeharto, (Doc.Net)
ads

[ Oleh : Lampita Nababan ]

Presiden kedua Indonesia Seoharto meninggalkan banyak kesan maupun pesan terhadap bangsa Indonesia di dalam masa pemerintahanya yang berlangsung selama 32 tahun, yaitu dari tahun 1967 sampai 1998. Dalam sejarah juga kita dapat ketahui bahwa presiden Soeharto adalah seorang presiden yang menjabat terlama di Indonesia.

Namun dibalik kepemimpinannya, presiden Soeharto ini mengalami peristiwa yang tidak mengenakan, yakni diminta oleh rakyat Indonesia mundur dari jabatannya. Peristiwa ini terjadi pada Mei 1998.

Soeharto diminta mundur karena beberapa faktor, pertama, memburuknya situasi perekonomian saat itu. Terjadinya krisis moneter pada saat itu telah berkembang menjadi kondisi krisis ekonomi yang dimulai sejak Juli 1997. Krisis ini awalnya terpengaruh dari ekonomi di Thailand, yang kemudian kembali membuat para investor menjadi takut untuk melakukan kerja sama bisnis, tidak hanya negara Thailand, namun juga pada negara-negara di Asia tenggara lainnya.

Kedua, berkuasa selama 32 tahun, sikap Soeharto dianggap semakin sulit dipahami. Ketiga, tuntutan reformasi yang tak henti-hentinya oleh aksi pelajar serta pemimpin oposisi seperti Amin Rais, Megawati, dan juga Abdurrahman Wahid.

Keempat, terjadi perpecahan dari divisi elit pada ABRI / TNI. Masih  banyak juga terdapat berbagai faktor lain yang mempengaruhi kasus jatuhnya pemerintahan Soeharto dalam masa kepemimpinannya terhadap bangsa Indonesia.

Kelima,karena adanya desakan dari mahasiswa diseluruh negri utamanya di Jakarta ,contohnya dari mahasiswa trisakti .Hal ini dilatar belakangi oleh krisis moneter yang terjadi dan mahasiswa menginginkan agar mas orde baru dihentikan,diubah menjadi orde reformasi. Karena orde baru dianggap bertentangan dengan HAM dan pada waktu itu juga terjadi kerusuhan besar –besaran di Jakarta.

Lampita Nababan : Mahasiswi Universita Jambi

Komentar Akun Facebook