Petugas gabungan dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Jambi, Satlantas Polresta Jambi dan Denpom II/2 Jambi melaksanakan razia terhadap angkutan batu bara dan angkutan bertonase besar
ads

  Petugas gabungan dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Jambi, Satlantas Polresta Jambi dan Denpom II/2 Jambi, melakukan razia terhadap angkutan batu bara dan angkutan bertonase besar yang nekat masuk dalam wilayah Kota Jambi, Kamis (16/7) dini hari.

Razia digelar di depan Universitas Muhammadyah Jambi (UMY). dalam operasi ini, petugas menilang sebanyak 25 kendaraan yang bertonase masuk dalam Kota Jambi.

“Kegiatan razia tersebut dilakukan karena dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009, tentang lalu lintas dan angkutan jalan raya, menyebutkan bahwa mobil batubara tidak boleh melewati jalur Kota dan masuknya truk muatan batu bara ke jalur kota, sangat meresahkan masyarakat,” Kabid Pengendalian Operasional Dinas Perhubungan Kota Jambi, Indra.

Ia menjelaskan, 25 kendaraan yang ditilang merupakan mobil angkutan batu bara dan angkutan sayur, yang seharusnya melakukan bongkar muatan di terminal angkutan barang yang terletak di pasar talang gulo pall 10 kota Jambi.

“Setelah ditilang mereka langsung kita arahkan untuk putar arah. Rata-rata sopir truk beralasan mau cepat hingga mencari jalan pintas,” ujar Indra.

Ia menegaskan, jika nantinya supir truk masih membandel, maka truk akan dibawa ke kantor Dishub.

“Kalau dengan tilang masih juga mengulangi lagi, kita kandangkan truk mereka di kantor,” tegasnya.

Selain melakukan razia mobil, Dishub Kota Jambi juga melakukan penerapan sanksi push up terhadap supir yang tidak memakai masker . (jl)

Komentar Akun Facebook