ads

Jambiline.com, Sarolangun– Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Kabupaten Sarolangun saat ini mulai merambah ke kawasan hutan lindung, Salah satunya kawasan hutan lindung, di Desa Lubuk Bedorong, Kecamatan Limun Kabupaten Sarolangun.

Kepala KPHP Limau unit VII Hulu Sarolangun Misriadi mengatakan, kawasan hutan di area Lubuk Bedorong yang digunakan pelaku sebagai tempat aktivitas PETI itu luasnya mencapai 6 hingga 8 Hektare.

“Berdasarkan hasil update terakhir, untuk kawasan hutan, yang kita dapati itu antara 6 sampai 8 hektar wilayah yang sudah diakses oleh PETI baik dengan menggunakan alat dompeng maupun alat Berat,” katanya. Rabu,(28/04).

Dirinya juga menegaskan, terkait alat-alat bukti PETI yang bila dijumpai di dalam area kawasan hutan lindung itu wajib untuk dimusnahkan tanpa terkecuali, sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku.

“Khusus untuk Aktivitas PETI didalam kawasan hutan lindung, UU mengamanahkan ketika itu didalam kawasan hutan lindung, alat bukti itu wajib dimusnahkan.

” UU 41, UU tentang kehutanan, sampai peraturan menteri terkait penindakan dan penegakan hukum kejahatan kehutanan dan aktivitas ilegal dalam kawasan hutan,” terngnya.

Ia juga menjelaskan aktivitas PETI itu bukan hanya dengan menggunakan alat berat saja, tetapi mencari emas dengan cara mendompeng itu juga merupakan aktivitas penambangan Emas Tanpa Izin.

“Perlu digaris bawahi, PETI itu tidak hanya dengan menggunakan alat berat saja, yang menggunakan dompeng, melarut itu juga PETI,” tandasnya.(*)

Komentar Akun Facebook