ads

Jambiline.com, Bungo – Provinsi Jambi sepertinya tengah memasuki musim kemarau, pasalnya Kabupaten Muara Bungo telah menetapkan status Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Bertempat di lapangan MTQ Baru, Kecamatan Rimbo Tengah. Bupati Bungo Mashuri, memimpin apel siaga Karhutla gabungan, dengan mematuhi protokol kesehatan covid 19.

Bupati menuturkan, apel siaga dilaksanakan, mengingat saat ini dari perkiraan cuaca oleh BMKG, bahwa Provinsi Jambi khususnya Kabupaten Bungo telah memasuki perubahan musim dari musim hujan ke musim kemarau.

Apel siaga dilakukan guna memastikan kesiapsiagaan Kabupaten Bungo dalam menanggulangi kebakaran hutan dan lahan sehingga setiap instansi dan pemangku kepentingan yang tergabung didalam Satgas Karhutla Kabupaten Bungo dapat mempersiapkan segala sesuatunya seperti sarana dan prasarana serta sumber daya yang ada.

Bupati Bungo Mashuri mengatakan bahwa antara stakeholder terkait sudah semestinya dapat berkoordiansi dan berkolaborasi dalam menanggulangi karhutla, agar bencana kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Bungo dapat dicegah sejak dini.

“Pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan ini menjadi tanggung jawab semua pihak. Artinya penanganan penanggulangan bencana tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah saja namun perlu didukung dan komitmen yang kuat dari pihak Polri, TNI, masyarakat, serta pelaku usaha pertanian perkebunan dan pertambangan,” katanya.

Dirinya menjelaskan, bahwa lebih dari 99 persen Karhutla disebabkan oleh ulah manusia baik secara sengaja maupun tidak sengaja atau karena kelalaian. “Untuk itu saya menghimbau kepada masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar,” tegasnya.

Untuk diketahui, berdasarkan laporan kebakaran lahan bulan Januari sampai Februari 2021 telah terjadi dua kali kebakaran lahan yaitu di kelurahan candika keluaran Rimbo Tengah dan bukit Pucung Dusun sekampil Kecamatan Pelepat.

Dalam upaya penanggulangan karhutla tahun 2021 ini, maka pemerintah Kabupaten Bungo telah menetapkan status Siaga bencana kebakaran hutan dan lahan. (*)

Komentar Akun Facebook