ads

Jambiline.com, Sarolangun – Pemerintah Kabupaten Sarolangun bekerja sama dengan pihak Kejaksaan Tinggi Jambi (Kejati), melakukan kegiatan Baksos (Bakti Sosial) di dua Kecamatan, dalam Kabupaten Sarolangun pada Jum’at tanggal 26 –  27 Februari 2021.

Bupati Sarolangun, Cek Endra bersama Kepala Kejati Jambi Johannis Tannak, dan didampingi Ketua DPRD Sarolangun Tantowi Jauhari, Wabup Sarolangun Hillalatil Badri, Sekda Sarolangun Endang Abdul Naser, Kejari Sarolangun Bobby Ruswin, para Kepala OPD, dan komunitas Offroad Sarolangun terlihat begitu semangat menyisir Desa-Desa yang menjadi sasaran kegiatan Baksos.

Bupati Sarolangun Cek Endra mengatakan, Bakti Sosial yang dilakukan di dua Kecamatan tersebut diantaranya di Kecamatan Pauh dan juga kawasan mandiangin dalam yang saat ini telah melakukan pemekaran menjadi Kecamatan Mandiangin Timur.

“Kegiatan Baksos ini kita lakukan di Desa Taman Bandung, Seko Besar, Spintun, Laman Sigatal Kecamatan Pauh Timur dan juga bebepa desa di Kecamatan mandiangin bagian dalam, selain penyaluran bantuan sosial berupa sembako, kita juga lakukan pengobantan gratis dan juga sunatan massal untuk masyarakat yang memang membutuhkan,” katanya, Minggu (28/2/2021).

Selain itu, Bupati Cek Endra juga mengatakan, Kegiatan Baksos tersebut juga bertujuan untuk memperkokoh hubungan silahturahmi, serta menyerap aspirasi dari masyarakat yang berada di dua Kecamatan tersebut.

“Kita juga melihat pembangunan masjid di Mandiangin dalam, sekaligus melihat pembangunan jalan yang telah kita lakukan pada tahun 2020 lalu, serta kita juga melihat kondisi pembukaan jalan baru yang akan kita lakukan pada tahun 2021 ini,” katanya lagi.

Sementara itu Kepala Kejati Jambi Johannis Tannak, menyebutkan, Kolaborasi kegiatan Baksos yang dilakukan itu merupakan bentuk kepedulian Pemkab Sarolangun bersama pihaknya terhadap kondisi masyarakat yang berada di titik-titik kawasan yang agak sulit dijangkau ataupun jauh dari pusat Kabupaten Sarolangun.

“Kegiatan ini merupakan bagian Kepedulian kita terhadap masyarakat yang Desanya memang sulit dijangkau karpet hitam (jalan aspal) sehingga kita harus menggunkan mobil khusus (mobil offroad). Kami juga mengucapkan terima kasih dan aprsesiasi kepada Pemkab Sarolangun atas dukungannya dengan kegiatan Baksos ini,” tandasnya.

Komentar Akun Facebook