ads

Jambiline.com, Tanjab Barat – Sejumlah emak-emak anggota Koperasi Serba Usaha Pelang Jaya (KSUPJ) yang berada di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, mengeruduk kantor koperasi tersebut dengan tuntutan meminta pertanggungjawaban ketua koperasi atas sejumlah uang yang dipotong.

Dimana uang hasil potongan tersebut tidak disetorkan ke perusahaan sebagai kewajiban mereka bermitra dengan perusahaan perkebunan sawit di Kabupaten Tanjungjabung Barat, yang nilainya mencapai ratusan juta rupiah.

Kapolsek Tungkal Ulu, Iptu Dasep mengatakan, bahwa pihaknya membenarkan ada aksi penyampaian aspirasi ke salah satu kantor koperasi di Tungkal Ulu yang disampaikan sebagian besar ada emak-emak yang menuntut pertanggunjawaban ketua koperasi atas pemotongan uang anggotanya.

“Pihak kepolisian saat ini telah memberikan saran kepada anggota koperasi tersebut untuk menyampaikan permasalahan ini ke pihak terkait seperti dinas koperasi Tanjungjabung Barat sehingga bisa dimediasikan,” kata Dasep, Selasa (4/5/2021).

Sementara itu, berdasarkan rekaman video yang diterima, aksi puluhan anggota koperasi yang berada di Tungkal Ulu itu terdiri atas sebagian besar emak-emak yang mendatangi kantor koperasi pada akhir pekan lalu.

Kedatangan anggota koperasi tersebut dikarenakan adanya ketidakpuasan terhadap kebijakan yang diambil sepihak oleh Ketua dan pengurus koperasi, yang mana pengurus koperasi mengambil kebijakan hasil panen seharusnya diserahkan ke pihak perusahaan namun kali ini diserahkan sendiri.

Dalam rekaman video berdurasi 9 menit 46 detik tersebut, terungkap salah seorang ibu-ibu yang menyampaikan aspirasi ke kantor koperasi tersebut menyebutkan bahwa mereka menolak kebijakan yang dilakukan sepihak oleh Ketua dan pengurus koperasi.

“Kita pertanyakan kemana hasil panen tersebut, bukan kali ini saja, akan tetapi sudah beberapa bulan tidak disetorkan ke perusahaan sebagai kewajiban anggota koperasi yang nilainya ratusan juta rupiah,” kata seorang ibu yang terekam dalam video tersebut.

Anggota koperasi tersebut menuntut pihak pengurus atau Ketua koperasi agar bisa menjelaskan kepada anggotanya atas kebijakan yang mereka ambil karena dianggap bisa membahayakan para anggota koperasi yang bermitra dengan PT Produk Sawitindo Jambi (Makin Grup) berlokasi afdeling VI Kebun Taman Raja, Kecamatan Tungkal Ulu, Kabupaten Tanjungjabung Barat.

Untuk diketahui, ada beberapa pengurus koperasinya sudah ditahan oleh Penyidik Ditreskrimum Polda Jambi yang telah dilaporkan karena telah melakukan pencurian buah kelapa sawit milik PT Produk Sawitindo atau anak perusahaan Makin Grup yang dilakukan oleh kelompok Koperasi Serba Usaha Pelang Jaya (KSUPJ). (Tri)

Komentar Akun Facebook