ads

Jambiline.com, Muarojambi – Penertiban dan Penindakan terhadap pelaku ilegal drilling kembali dilaksanakan oleh Polres muarojambi bersama tim gabungan terpadu pada Senin (11/7/21).

Razia ilegal drilling yang dipimpin langsung oleh Kapolres muarojambi AKBP Yuyan Priatmaja, dan di back up dari Brimob Polda Jambi dan Sat Sabhara Polda Jambi, Denpom II/Jambi juga dari TNI serta Satpol PP muarojambi, termasuk Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda muarojambi Ibu Erlina, Camat Bahar Selatan Ibu Tusiyem, serta dari dinas lingkungan hidup muarojambi.

Sebelum operasi razia ilegal drilling dilaksanakan apel kesiapan di Mapolsek Mestong dan di Polsek Bahar Selatan area dilaksanakan razia ilegal drilling yakni didesa Bukit Subur Kecamatan Bahar Selatan kabupaten muarojambi, dengan menurunkan 150 personel gabungan tim terpadu.

Pelaksanaan kegiatan operasi ilegal drilling ini dikomandoi Kapolres muarojambi AKBP Yuyan Priatmaja dan didampingi Kabag OPS Kompol Rinto Haivan Simbolon.

Kegiatan operasi ini dibagi menjadi tiga tim, tim pertama dipimpin Kasat Sabhara AKP Victor Tamba, tim dua oleh Kasat Reskrim Iptu Khoirunnas, dan tim tiga Kapolsek Bahar Selatan Ipda Mashuri, dan di back up Brimob Polda Jambi dan dari instansi terkait Pemda  muarojambi

Dari hasil razia ilegal drilling kali ini tim gabungan mempolice line dan sekaligus melakukan penertiban dan tindakan penutupan sumur ilegal.

Namun penindakan serta penutupan sumur dan pelaku saat dilaksanakan razia tidak berada ditempat.

“Kita melakukan penertiban terhadap ilegal drilling atau pengeboran minyak tanpa izin,¬† bersama tim terpadu, dan terus menghimbau kepada masyarakat apa yang mereka lakukan merusak lingkungan,” Kata Kapolres muarojambi AKBP Yuyan Priatmaja.

“Memang kegiatan ini dilahan masyarakat dan peringatan telah dilakukan tiga kali, maka bisa kita lakukan penindakan, kita koordinasikan dengan pihak lingkungan hidup untuk mengambil sampel air, lalu memeriksa ke Laboratuorium, dari hasil tersebut akan di sampaikan kepada masyarakat dampak dari aktifitas ilegal drilling ini,” tambah Kapolres.

Pihaknya berencana bersama Pemda Muarojambi akan mengkonsepkan pendapatan rakyat di Kecamatan Bahar bisa dilegalkan, dengan mengikuti aturan aturan yang ditetapkan.

“Jika disetujui pemerintah pusat dengan bersama Pertamina, maka akan kita akan mengedukasi bersama Pertamina cara pengeboran yang baik tanpa merusak lingkungan hidup, serta guna meningkatkan pendapatan masyarakat,” tutupnya.

Komentar Akun Facebook