Penganugerahan Predikat Kepatuhan Terhadap Standar Layanan Publik Oleh Ombudsman RI, Di Balai Kartini Jakarta, Selasa (05/12) Pagi
ads

Jambiline.com, Jakarta – Lembaga negara pengawas pelayanan publik Ombudsman RI pada November lalu telah rampung melaksanakan penilaian kepatuhan  secara serentak terhadap 22 Kementerian, 6 lembaga, 22 Provinsi, 45 Pemkot dan 107 Pemerintah Kabupaten.

Untuk di Provinsi Jambi sendiri, ada lima pemerintah daerah yang dinilai,  antara lain Pemerintah Provinsi Jambi, Pemerintah Kota Jambi, Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi, Pemerintah Kabupaten Kerinci, dan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Dari lima daerah tersebut, Kota Jambi memperoleh zona kepatuhan tinggi ( hijau) dengan nilai 85.81 kategori pemerintah kota, dan Pemkab Muaro Jambi memperoleh zona hijau dengan nilai 92.47 kategori pemerintah Kabupaten.

Sementara itu tiga daerah lainnya yakni Pemprov Jambi, Pemkab Kerinci dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur masih berada dalam zona kuning.

Atas keberhasilan dua daerah ini dalam meningkatkan kepatuhan standar pelayanan publik, Ombudsman RI memberikan penghargaan berupa penganugerahan predikat kepatuhan terhadap standar layanan publik sesuai UU No 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik. Pemberian anugerah predikat kepatuhan standar layanan publik ini dilakukan langsung oleh ketua Ombudsman RI, Prof Amzulian Rifai.SH.LLM.Phd, di gedung Balai Kartini Jakarta, Selasa (05/12) pagi.

Wali Kota Jambi Syarif Fasha (Tengah) Fhoto Bersama Usai Menerima Anugerah Predikat Kepatuhan Terhadap Standar Layanan Publik

 

Bupati Muaro Jambi Masnah Busro (Empat Dari Kanan) Fhoto Bersama Usai Menerima Anugerah Predikat Kepatuhan Terhadap Standar Layanan Publik

Penganugerahan predikat kepatuhan standar layanan publik ini juga disaksikan langsung oleh ketua Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Jambi Taufi Yasak, dirinya mengapresiasi penuh atas keberhasilan pemerintah Kota Jambi dan Pemkab Muaro Jambi yang telah bekerja keras dalam meningkatkan pelayanan.

“Ya,alhamdulillah tahun 2017 ini, di Provinsi Jambi ada dua Pemda mendapat penghargaan predikat kepatuhan standar pelayanan publik sesuai UU.no.25/2009 yaitu Kota Jambi dan Kabupaten Muaro Jambi, itu semua kerja keras dari kepala daerahnya,”ujar Taufik.

Dirinya menilai, dua daerah tersebut layak dinaikan predikat pelayanannya menjadi zona hijau, karena konsisten dalam membenahi pelayanan publik.

“Kota Jambi, pak Wali Kota benar-benar concern terhadap pelayanan publik, sehingga beliau memerintahkan seluruh jajarannya untuk membenahi layanan, karena apabila layanan publik baik tentunya berdampak terutama terhadap peningkatan PAD, sehingga roda pembangunan dan perekonomian masyarakat menjadi lebih baik lagi. Begitupun terhadap Kabupaten Muaro Jambi, adalah upaya dari Bupati sebelumnya yang mempunyai motto” Muaro Jambi melayani” ini motto jangan dihilangkan, dapat digandeng dengan visi “Kabupaten Muaro Jambi tuntas,” kata Taufik

Dirinya berharap, prestasi tersebut kedepan dapat terus dipertahankan, dan bagi daerah yang masih berada di zona kuning dihimbau untuk segera membenahi pelayanan.

“Kami berharap agar peredikat tersebut dipertahankan sepanjang masa,dan kita harapkan juga bagi pemda-pemda lain dalam wilayah Provinsi Jambi termasuk Pemprov Jambi yang tahun ini masih zona kuning yang sebelumnya zona merah, mudah-mudahan tahun 2018 dapat ditingkatkan menjadi zona hijau,” harapnya.

(Ndra/Cun)

Komentar Akun Facebook