Petugas melakukan rapid test terhadap peserta demo
ads

JAKARTA – Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Argo Yuwono mengungkapkan, berdasarkan hasil pemeriksaan Rapid Test di wilayah hukum DKI Jakarta atau Polda Metro Jaya, ditemukan puluhan pendemo reaktif Covid-19

“Terbaru ditemukan di Jakarta ada 34 orang, dan di Bandung ada 13 orang reaktif covid-19,” katanya, Jakarta, Kamis (8/10).

Puluhan peserta demo reaktif Covid-19 tersebut sudah dibawa ke Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, untuk melakukan isolasi mandiri.

Ia mengimbau, msyarakat lebih bijak dalam menyampaikan aspirasinya, Ia tidak ingin terjadi klaster baru terkait dengan penyebaran virus corona.

“Sejak awal Polri telah berusaha untuk mencegah terjadinya klaster baru penyebaran virus corona. Sebab itu Pak Kapolri Jenderal Idham Azis menerbitkan surat Telegram,” tutur Argo.

Telegram bernomor STR/645/X/PAM.3.2./2020 per tanggal 2 Oktober 2020 itu ditandatangani oleh Asops Irjen Imam Sugianto atas nama Kapolri Jenderal Idham Azis, unjuk rasa di tengah pandemi akan berdampak pada faktor kesehatan, perekonomian, moral dan hukum di tatanan masyarakat.

Polri menyatakan, di tengah Pandemi Covid-19 seperti ini, keselamatan rakyat merupakan hukum yang tertinggi atau Salus Populi Suprema Lex Esto.

“Surat telegram tersebut dikeluarkan demi menjaga kondusivitas situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di saat Pandemi Covid-19. Apalagi, dewasa ini, Pemerintah sedang berupaya untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona,” tandasnya.

Komentar Akun Facebook