ilustrasi (dok.net)
ads

Jambiline.com, Tak bisa dipungkiri bahwa perkembangan teknologi memang sangat pesat, terlebih ketika pandemi covid-19 menghampiri seluruh Negara, tentunya teknologi menjadi salah satu cara agar kita masih bisa melakukan apapun. Akan tetapi, tentunya ada beberapa hal yang membuat kita tetap harus berusaha menyeimbangkan diri sehingga kebiasaan sebelumnya terus terjaga.

Salah satunya adalah tantangan bagi kita semua ketika melihat kurangnya akses terhadap buku anak di masyarakat yang berada di pelosok Indonesia, dari permasalahan ini tentunya kita menemukan permasalahan yang cukup besar yaitu di mana lemahnya minat baca di Indonesia, yang menjadi PR bagi kita semua.

Tepat hari ini, 2 April diperingati sebagai Hari Buku Anak Sedunia. Hari Buku Anak Sedunia digagas oleh The International Board on Books for Young People (IBBY) tahun 1967. Adanya hari buku anak sedunia tentu mempunyai tujuan yang sangat mulia, yaitu dapat  membiasakan anak membaca buku sejak dini, karena membaca buku sejak kecil akan membantu anak mengembangkan pola berpikir yang akan berguna bagi mereka dan bagi masa depan bangsa tentunya.

Selain untuk terus mengenalkan buku kepada anak-anak, hari buku anak sedunia sekaligus dapat mengenang sosok Hans Christian Andersen yang dijuluki Bapak Dongeng Dunia.

Siapakah Hans Christian Andersen?

Hans Christian Andersen adalah seorang penulis cerita anak yang berasal dari Denmark guys!

Hans Christian Andersen lahir di Denmark, 2 April 1805. Tanggal kelahirannya lah yang menjadi penanda hari buku anak sedunia, dan tentunya hari tersebut juga sebagai penghargaan atas kontribusi dalam mengembangkan buku anak bagi dunia hingga saat ini

Nah itulah sejarah dari hari buku anak sedunia guys, mulai sekarang harus rajin membaca buku dan rangkul lah anak-anak dan adik-adik di Indonesia untuk menghargai karya penulis ya guys, serta biasakanlah diri untuk membaca buku sejak dini.

 

Komentar Akun Facebook