ilustrasi (dok.net)
ads

Jambiline.com, Dalam kehidupan sehari-hari, kita pasti akan selalu berusaha menampilkan yang lebih baik, dan semua itu tidak ada salahnya kok karena setiap manusia pasti akan melakukan hal demikian untuk menjaga nama baiknya, bener kan?

Disamping itu, sebagai makhluk sosial kita semua juga sering bertanya apa saja hal buruk yang terjadi dalam diri dan mengapa hal itu selalu terjadi, yang membuat kita merasa terjebak dalam pola hidup yang dapat menghalangi kita untuk mencapai sebuah tujuan.

Apakah teman-teman pernah mendengar istilah self-sabotage?

Self-sabotage adalah istilah yang tepat ketika kamu melakukan hal-hal tertentu yang adaptif dalam satu konteks tetapi sebenarnya tidak begitu dibutuhkan, bahkan sama sekali tidak penting.

Contohnya saja ketika kamu berusaha untuk menyelesaikan permasalahan dalam hidup yang sebenarnya telah terjadi di masa kanak-kanak yang traumatis dan hubungan yang buruk, dan itu semua diartikan sebagai pola pikir yang buruk dan dapat menahan serta mencegah kamu melakukan apa yang ingin dilakukan.

Siapa yang masih sering menyalahkan orang lain dan masih suka menunda pekerjaan?

Kedua hal ini adalah contoh self-sabotage lho! Di mana kedua hal ini sangat sering dilakukan dalam kehidupan sehari-hari, akan tetapi kita terkadang memang tidak menyadari dampak negatif dari hal tersebut.

Lalu, bagaimana menghadapi self-sabotage?

Nah, sebenarnya self-sabotage ini bisa saja menjadi hal yang sangat menyenangkan dalam hidup kita, akan tetapi dengan kenyamanan tersebutlah yang membuat kamu susah melepaskan hal buruk dalam dirimu, dan pastinya itulah yang membuatmu merasa tidak bisa dan tidak mampu berlapang dada ketika mengalami kegagalan.

Pertama, Carilah kegiatan yang kamu sukai, pelajari apa saja yang membuatmu bersemangat. Dengan melakukan ini, kamu akan lebih produktif dan bisa melupakan kejadian-kejadian di masa lalu yang pernah dialami

Kedua, Berusaha untuk berlapang dada dengan kegagalan.

Dalam menjalani proses menuju kesuksesan, tidak jarang kita mendapatkan tekanan yang lebih, adanya penolakan, kegagalan, dan rasa sakit emosional lainnya yang membuat kamu down.

Akan tetapi alangkah baiknya kamu menghindarinya dan jika mendapatkan kegagalan jangan pernah merasa bahwa itu adalah masalah besar, jadikanlah hal itu sebagai pembelajaran untuk kedepannya.

Karena kegagalan dan rasa sakit adalah hal yang normal untuk dialami, mala mulailah dari hal kecil dan cobalah untuk mengambil hikmahnya agar bisa  memilih keputusan yang lebih baik di masa depan.

Itulah yang menjadi permasalahan dalam diri kita, adanya self-sabotage akan membuat kita secara terus menerus akan menunda sesuatu karena sesuatu kesalahan pula.

Sebenarnya kita mengetahui hal buruk yang ada, karena terlalu nyaman itulah yang membuat kita tidak bisa melepaskan hal buruk itu.

Yuk teman-teman, mulai sekarang kenali self-sabotage yang ada dalam dirimu

Komentar Akun Facebook