Nyamuk Aedes aegypti.

Jambiline.com, Jambi – Memasuki musim hujan, kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Jambi terjadi peningkatan. Bahkan sepanjang 2019 dari data yang dimiliki dinas Kesehatan Kota Jambi mencapai 542 Kasus.

Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kota Jambi, Ida Yuliati, dirinya menyebutkan, sepanjang 2019 sudah terdata ada 542 kasus DBD di Kota Jambi. Kasus terjadi peningkatan pada November 2019 ini.

“Pada Oktober masih 400 an penderita. November sudah 500 an,” jelas Ida Yuliati, Jumat (6/12/19).

Saat ini, katanya Jambi masuk musim hujan. Diharapkan pihak kecamatan dan kelurahan bisa aktif mengajak warga untuk bergotongroyong membersihkan lingkungan.

“Bagi yang mempunyai pogging tetap koordinasi dengan Dinkes untuk penyemprotan yang benar,” katanya.

Lebih lanjut Ida menyebutkan, faktor cuaca sangat mempengaruhi berkembang pesatnya populasi nyamuk penular DBD, yaitu Aedes aegypti. Belum lagi, faktor kebersihan lingkungan yang buruk turut mempengaruhi perkembangbiakan nyamuk tersebut.

“Keadaan cuaca yang terkadang hujan, terkadang panas bisa menyebabkan genangan yang jadi tempat tumbuhnya jentik nyamuk,” ujarnya.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat Kota Jambi agar selalu menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di tempat-tempat yang berpotensi menjadi lokasi perkembangbiakan jentik nyamuk.

“Mengatasi pekembangbiakan nyamuk masih efektik dengan cara 3 M. Tapi ‘mengubur’ diganti jadi recycle atau didaur ulang,” tutupya. (Tri)

Komentar Akun Facebook