Kepala Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh, Hadiyandra.
ads

Jambiline.com, Sungai Penuh – Sudah sepekan lahan milik Sekolah Menengah Pertama (SMPN) 13 Kota Sungai Penuh yang berlokasi di Desa Baru Debai Kecamatan Tanah Kampung di pagari oleh oknum masyarakat yang mengatas namakan pemilik lahan.

Pemilik lahan mengklaim bahwa lahan yang di bangun di atasnya bangunan sekolah tersebut merupakan lahan miliknya yang belum di lakukan pembebasan lahan oleh Pemerintah Daerah.

Saat di temui Kepala Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh membenarkan perihal tersebut, dikatakannya bahwa ada oknum masyarakat yang memagari sepihak lahan milik sekolah padahal lahan itu memang benar milik pemerintah daerah dan sudah di lakukan pembebasan lahan bahkan sudah bersertifikat.

“Ya, memang benar ada oknum masyarakat yang berupaya memagari lahan milik sekolah, padahal lahan itu memang milik pemerintah daerah Kota Sungai Penuh,” kata Hadiyandra, Kamis (26/9/19).

Di samping itu pihaknya akan melakukan mediasi kedua belah baik secara kekeluargaan dengan oknum masyarakat maupun dengan pemerintah daerah, terkait sengketa lahan, jika tidak menemukan titik temu maka akan di tempuh jelur hukum.

“Pihak pemerintah daerah akan terlebih dahulu melakukan langkah persuasif terhadap masalah ini yakni pendekatan kekeluargaan,jika menemukan jalan buntu maka akan di tempuh jalur hukum,” tutup hadiyandra. (Wnd)

Komentar Akun Facebook