Ilustrasi

Jambiline.com, Jambi – Tindakan kekerasan dialami oleh Doni Hariansyah alias Dino saat dirinya tengah asik berswafoto (selfie) di halaman parkir Pasar Baru, Kelurahan Talang Banjar, Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi. Ia bersama rekannya dikeroyok oleh sekelompok pria.

Kapolsek Jambi Timur, AKP Rinto melalui Kanit Reskrim Polsek Jambi Timur, Iptu Hasmi menjelaskan, penganiayaan ini terjadi pada Minggu (6/8) sekira pukul 01.00 WIB, dimana saat korban bersama rekannya sedang berswafoto menggunakan Handphone.

Tidak jauh dari lokasi korban berfoto ada sekitar 25 orang yang sedang berkumpul sambil menegak minuman keras.

“Salah satu pelaku ini ada yang melihat korban dan mengatakan ke rekannya bahwa ada yang sedang foto kita lagi minum ,” Ujar Kanit Reskrim Polsek Jambi Timur, Iptu Hasmi, Kamis (27/8).

Setelah salah satu pelaku mengatakan ada yang memotret kegiatan mereka, sontak membuat puluhan pria tersebut emosi dan langsung mengejar korban, tanpa basa-basi mereka langsung melakukan pemukulan terhadap korban dan juga rekan korban.

“Sebenarnya mereka ini salah persepsi terhadap korban, padahal korban ini tidak ada videokan atau memfoto mereka, padahal korban hanya berfoto selfie dengan rekannya,” jelas  Hasmi.

Akibatnya, korban mengalami luka di bagian bibir atas, luka lebam di bagian kepala belakang, dan luka lecet di bagian lutut kaki kanan dan kaki kiri.

“Setelah kejadian tersebut, salah satu rekan korban langsung menghubungi Polsek Jambi Timur bahwa telah terjadi penganiayayaan, setelah mendapatkan informasi tersebut anggota Polsek Jambi Timur langsung meluncur ke TKP, dan di sana anggota kita berhasil mengamankan dua pelaku, namun 6 pelaku berhasil kabur,” tuturnya.

Kedua pelaku yang berhasil diamankan yakni Adi alias Daeng (38) warga Jalan Singa Sari RT 25 Kelurahan Talang Banjar, Kecamatan Jambi Timur, dan Harianto alias Yanto (26) warga Jalan Paku Buwono, RT 20, Kelurahan Tanjung Pinang, Kecamatan Jambi Timur.

“Satu dari pelaku yang kita amankan ini residivis dengan kasus yang sama, dan saat ini kita masih melakukan pengejaran dan penyelidikann terhadap ke 6 rekan pelaku yakni Udin, Putra, Anca, Rahmat Kartolo Alias Tolo, Boyke dan Delon,” terang Hasmi.

Sementara itu keterangan dari pelaku Adi alias Daeng mengatakan, dirinya bersama rekan-rekannya pada saat melakukan pemukulan terbawa emosi dan terpengaruh alkohol.

“Kami semua lagi mabuk bang, jadi kawan ini ada yang emosi karena melihat ada yang merekam jadi kami langsung
kejar lah korban itu bang, dan kawan kami itu salah sangka aja, kami emosi lantaran terpengaruh minuman alkohol saja bang,” katanya kepada awak media.

Atas perbuatannya, kedua pelaku dikenakan Pasal 170 KUHPidana tentang kekerasan terhadap orang lain, dan dikenakan ancaman penjara 5 tahun. (jl).

Komentar Akun Facebook