ads

Jambiline.com, Bungo – Gubernur Jambi Al Haris bersama ketua TP PKK Provinsi Jambi melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Bungo. Gubernur melakukan Rapat Koordinasi penanggulangan Covid-19 bersama Forkopimda, Satgas Covid 19, OPD di Ruang Pola Kantor Bupati Bungo, Kamis (26/8/2021).

Dalam kesempatan itu, Bupati Bungo Mashuri mengatakan hingga kini fokus perhatian pemerintah dan Satgas masih mengarah kepada upaya penanganan dan pengendalian penyebaran pandemi Covid-19.

“Berkat upaya dan kerja keras dari semua pihak dalam dalam jajaran Pemda Kabupaten Bungo. Kemudian didukung oleh TNI dan Polri,” ungkapnya.

Mashuri juga menyampaikan, di Kabupaten Bungo masih berada di Zona orange dengan resiko sedang. Namun pihaknya tetap waspada dan siaga dalam menerapkan protokol kesehatan pada aktivitas sehari-hari.

Berdasarkan data terakhir pada tanggal 25 Agustus 2021, jumlah pasien terkonfirmasi covid-19 di Kabupaten Bungo mencapai 3.571 orang. Dengan kondisi 2.943 orang yang sembuh, dan 275 orang yang meninggal dunia. sementara itu pasien dalam pemantauan sebanyak 359 orang, dimana yang menjalani isoman sebanyak 305 orang dan menjalani perawatan sebanyak 54 orang.

“Saat ini di Bungo tersedia 3 Rumah Sakit yang disiapkan untuk penanganan Covid-19. Dengan kapasitas 180 tempat tidur, rinciannya RSUD H. Hanafie sebanyak 150 tempat tidur, RS Permata Hati 13 tempat tidur dan RS Jabal Rahmah 17 tempat tidur,” jelas Mashuri.

Ketersediaan tabung oksigen sebanyak 340 unit dengan rincian, RSUD H. Hanafie memiliki 200 tabung, RS Permata Hati memiliki 68 tabung, dan RS Jabal Rahmah 58 tabung, RS Moelia 17 Tabung. Kemudian di dukung dengan ketersediaan ventilator sebanyak 8 unit. Selanjutnya jumlah total vitamin yang tersedia sebanyak 13.160 tablet.

“Vaksin yang diperuntukkan masyarakat umum tersedia berjumlah 6.683 vial atau 66.830 dosis dan telah dilaksanakan vaksinasi sebanyak 6.151 vial atau 61.510 dosis. Maka tersisa hingga saat ini 532 atau 5.320 dosis,” paparnya.

Sementara itu, Gubernur Jambi Al Haris menjelaskan langkah Bupati Bungo bersama Forkompinda patut diapresiasi. Terlebih lagi upaya penekanan Covid-19 bersama tim Satgas serta TNI-Polri.

“Sejauh ini kami dari Pemprov Jambi sangat support sekali kepada Kabupaten Bungo dalam menangani kasus Covid 19 di Kabupaten Bungo terhadap masyarakat,” katanya.

Dalam Provinsi Jambi, Kabupaten Bungo merupakan satu-satunya daerah yang tidak pernah berada di zona merah.

“Justru itu Pemprov Jambi acungi jempol terhadap kinerja kepala daerah bersama Forkopimda dalam upaya menangani penularan Covid-19. Saya selalu memantau baik itu di televisi maupun di medsos Tim Satgas Covid-19 Bungo bersama TNI Polri selalu menjemput bola ke masyarakat Kabupaten Bungo, terutama mereka yang belum melakukan vaksin, baik itu di desa-desa maupun di sekolah-sekolah,” papar Mantan Bupati Merangin ini.

Dirinya berharap mari bersama-sama untuk memutuskan mata rantai Covid-19 di provinsi Jambi pada umumnya serta Kabupaten Bungo pada khususunya. Berharap kepada masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan yang ketat.

“Penerapan dengan 5 M yakni selalu menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, mengurangi mobilitas sosial serta menjauhi kerumunan sehingga terhindar dari penyebaran Covid-19,” tutupnya. (Tka)

Komentar Akun Facebook