Jambiline.com – DPD II Partai Golkar Kota Jambi menggelar Musda Rabu (30/12), dan secara aklamasi terpilih Endria Putra sebagai Ketua DPD II Golkar Kota Jambi. Padahal Musda DPD II Kota Jambi ini sudah digelar beberapa waktu yang lalu, namun, kubu Budi Setiawan menganggap Endria Putra Ketua Golkar Ilegal.

Bambang Gunawan Ketua AMPI Kota Jambi menyebutkan, bahwa Musda DPD II Golkar Kota Jambi yang digelar di DPD I Golkar Jambi tersebut adalah Musda Illegal. Sebab, PLT Golkar Kota Jambi, Asari melabrak segala ADRT Partai Golkar untuk memenangkan saudara Endria Putra.

“Banyak pemilik suara sah, sudah diganti oleh Asari Safi’i selaku PLT Golkar Kota Jambi, ini bertujuan untuk memenangkan Endria Putra. Kalau musda ulang yang diselenggarakan, adalah mengulang Musda yang sempat skorsing, dan harusnya mengundang seluruh pemilik suara yang sah. Bukan mengganti untuk memenangkan calon tertentu,” ungkap Mantan Anggota DPRD Kota Jambi dari Fraksi Golkar ini.

Bambang pun menilai, Musda partai Golkar Kota Jambi yang dilaksanakan pada tanggal 26 Juli 2020 dan dilanjutkan pada tanggal 24 Agustus 2020 telah sesuai ADRT, JUKLAK dan arahan serta petunjuk dari DPD Partai Golkar Provinsi Jambi.

“Banyak pelanggaran yang dilakukan tidak sesuai aturan partai, pemilik hak suara yang lama diganti dengan yang baru,” tegasnya kembali.

Ia pun bersama para pengurus Golkar Kota Jambi yang lama, sudah melayangkan surat keberatan ke ketua DPD Golkar Provinsi Jambi dan Golkar pusat.

“Kami secara bersama-sama telah mengajukan surat keberatan tersebut kepada ketua DPD Partai Golkar Provinsi dan kami sampaikan tembusan ke DPP Partai Golkar serta Mahkamah Partai Golkar.

“Kalau partai ini mau tetap eksis dan menjadi pemenang pemilu di 2024, kami berharap DPP mau mendengar apa yang kami sampaikan, sudah kita lihat bagaimana kader yang diusung dalam Pemilihan serentak dalam Provinsi Jambi kemarin bertumbangan,” ujar Bambang

Sementara itu Endria Putra saat dikonfirmasi Jambiline.com terkait hal ini tidak mau terlalu ambil pusing, ia menyebutkan, bahwa telah berkoordinasi dengan DPP Partai Golkar untuk melaksanakan Musda.

“Ah biarin saja..kami musda ini sudah berkoordinasi dgn DPP partai Golkar..😁,” jawabnya via WhatsApp,” Rabu (30/12) malam.

Endria meyakini, bahwa Ia terpilih sebagai ketua sah sesuai ADRT.

“Yg jelas agenda partai harus kami laksanakan, dan harus sesuai dengan AD RT partai, dak mungkinlah musda partai sembunyi-sembunyi dan kucing-kucingan, yang tidak dihadiri satu tingkat di atasnya dianggap sah, Golkar partai besar bukan kaleng-kaleng,” tuturnya.

Komentar Akun Facebook