Tim divisi advokasi dan hukum Bakal Calon (Bacalon) Bupati Batanghari, Fadhil-Baktiar (FB), melaporkan Bacalon Bupati Yuninta Asmara dan Muhammad Mahdan (YAMAHA) ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Batanghari
ads

Jambiline.com, Batanghari – Tim divisi advokasi dan hukum Bakal Calon (Bacalon) Bupati Batanghari, Fadhil-Bakhtiar (FB), melaporkan Bacalon Bupati Yunita Asmara dan Muhammad Mahdan (YAMAHA) ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Batanghari, Selasa (08/09).

Tim divisi advokasi FB ini membuat dua laporan, laporan pertama yakni dugaan pelanggaran ketidaknetralan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemkab Batanghari pada deklarasi YAMAHA, dan kedua laporan dugaan pelanggaran protokol Covid-19 yang digelar di Gedung Pemuda Muara Bulian.

“Bertindak untuk dan atas nama Tim Divisi Advokasi dan Hukum berdasarkan SK Nomor : 01/TK-TP/FB/IX/2020, kami melaporkan Bacalon ini (YAMAHA) ke Bawaslu Batanghari terkait dugaan pelanggaran prtokol Covid-19 dan ketidaknetralan ASN,” kata ketua Advokasi, Abdurrahman Sayuti didamping oleh rekannya, Heriyanto dan M. Febrizal.

Dijelaskannya, bahwa pada Kamis (4/9) lalu, pihak Bacalon YAMAHA tidak mengindahkan protokoler kesehatan sesuai dengan aturan yang dikeluarkan oleh Kemendagri.

“Pada foto yang beredar di media sosial terlihat Yuninta tidak memakai Masker dan berfoto bersama salah seorang honorer yang bekerja di Diskominfo Batanghari,” jelasnya.

Selain itu, kata Sayuti, ada beberapa PNS yang ikut pada deklarasi tersebut, yakni atas nama Salam, seorang Kepala Bidang (Kabid) di Diskominfo, serta PJs Kades Karmeo yang juga ikut meramaikan deklarasi tersebut, serta mengantarkan Bacalon YAMAHA ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Batanghari.

“Kami sangat menyayangkan dengan adanya keterlibatan PNS ini di deklarasi tersebut, dan ini sudah melanggar ketentuan dan aturan PNS itu sendiri,” tuturnya..

Hal senada juga diutarakan oleh Heriyanto, Ia menyayangkan keterlibatan pegawai ASN dan pelanggaran protokol Covid-19 pada Deklarasi yang diadakan oleh Bacalon YAMAHA.

“Ini sudah tidak benar, kepada pihak Bawaslu Batanghari dan Gakkumdu dapat menindak kedua laporan ini segera,” imbuhnya.

Sementara itu tim Advokasi YAMAHA, Rayhan, saat dikonfirmasi Jambiline.com tak banyak berkomentar, Ia menyikapi dengan santai terkait laporan itu.

“Kalu kito santai-santai saja terkait laporan tersebut,” singkatnya.(Jep)

Komentar Akun Facebook