ads

Jambiline.com, Bungo – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jambi memberikan bantuan kepada kelompok tani Batu Ampar Dusun Bukit Telago, Kecamatan Palepat, Kabupaten Bungo, Selasa (19/10/2021).

Bantuan yang diberikan langsung oleh kepala kantor perwakilan Bank Indonesia provinsi Jambi Suti Masniari Nasution.

Suti menjelaskan bantuan tersebut berupa peralatan tani seperti bibit, pupuk, obat-obatan. Selain itu, BI juga memberikan bantuan sarana irigasi dan juga peralatan pelatihan budidaya.

Suti Masniari menyebut jika bantuan tersebut merupakan program sosial Bank Jambi, dimana bantuan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan UMKM.

“Kita tidak memberikan bantuan berupa uang, kita memberikan bantuan berupa barang,” kata Suti Masniari.

Kelompok tani Batu Ampar dusun Bukit Telago Kecamatan Pelepat ini sudah melakukan penanaman bawang merah sejak beberapa waktu lalu. Bahkan mereka juga sudah melakukan panen raya.

Kelompok tani ini cukup berkembang, dimana awal berdirinya mereka diberikan bantuan dari pemerintah sebesar Rp150 juta. Namun setelah dilakukan pemanenan mereka mendapatkan omset yang luar biasa. Mereka berhasil mengumpulkan uang lebih dari Rp400 juta.

Kata Suti, saat ini bawang merah menjadi salah satu yang mempengaruhi inflasi di Kabupaten Bungo bahkan Provinsi Jambi. Untuk menekan tingginya inflasi maka BI ingin membantu kelompok tani tersebut. “Ini upaya untuk mengendalikan inflasi,” katanya.

Pemberian bantuan sekaligus penanaman perdana setelah panen tersebut dihadiri oleh Gubernur Jambi Al Haris, Bupati Bungo Mashuri, anggota DPRD Provinsi Jambi, sejumlah Kadis dilingkup provinsi Jambi dan juga sejumlah pejabat dari Kabupaten Bungo.

Gubernur Jambi Al Haris menyebut jika dirinya sangat berterima kasih kepada pihak BI dan juga kelompok tani tersebut yang mana telah berupaya untuk menekan tingginya inflasi di provinsi Jambi.

Di Jambi, kata Haris, ada beberapa Kabupaten yang telah membudidayakan bawang merah ini. Diantaranya ada Bungo, Tebo, Merangin dan Kerinci.

Ke depan, Haris berharap jika kabupaten kota yang belum melakukan budidaya bawang merah ini bisa meniru atau mencontohkan dengan kelompok tani tersebut.

“Bawang kita disuplai dari Jawa. Kontur tanah kita hampir sama dengan disana,” kata Haris.

Sementara itu, Bupati Bungo Mashuri menyebut jika pemerintah Kabupaten Bungo juga berterimakasih banyak kepada BI yang telah memberikan bantuan kepada petani Bungo. Dirinya berharap petani yang telah diberikan bantuan ini bisa mengelola dengan baik dan mendapatkan hasil yang maksimal. (Tka)

Komentar Akun Facebook