ads

Jambiline.com, Jakarta – Unjuk rasa aksi damai 4 November pada Jum’at siang (4/11) hingga malam tadi berlangsung ricuh, massa berhamburan saat polisi mulai menembaki gas air mata.

Kejadian ini bermula saat massa aksi damai 4 november duduk damai tepat di depan gedung utama Istana Merdeka Jakarta, menunggu jawaban dan hasil negosiasi dari ketiga perwakilan Ormas bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla. Saat sedang berlangsung negosiasi tersebut, terdengar suara tembakan, sontak Wapres Jusuf Kalla, Kapolri, Pak Wiranto, Ustat Arifin Ilham beserta dua negosiator lainnya terkejut, dan langsung melihat situasi diluar dimana telah tercium bau gas air mata.

Ustadz Arifin Ilham, lewat audio recordny yang tersebar diberbagai media, menyampaikan bahwa kejadia ini sempat membuat Wapres Jk dan bapak Wiranto terkejut bahkan marah. Dihadapan Ustadz Arifin Ilham Wapres JK berjanji dan bersumpah akan menyelesaikan kasus Ahok secara tegas dan keras.

Berikut pesan yang disampaiakan oleh Ustatd Arifin Ilham lewat rekaman audiony : .

“Tadi sedang nego dengan Bapak Wapres JK, Wiranto, kemudian dengar tembakan di luar. Pak Jusuf Kalla terkejut, Pak Wiranto sempat marah. Wakapolda menahan polisi untuk tidak menembak. Dan Arifin langsung ke tengah umat untuk menahan umat juga.

Lalu tercium gas air mata. Jadi ga apa-apa. Di gambar yang beredar itu tersingkap baju, bukan kena peluru.

Jadi sehat wal afiat. Sejuta hikmah yang Allah berikan. PK Jusuf Kalla sampai beliau bersumpah di depan Arifin, ‘Demi Allah akan menyelesaikan kasus Ahok secara tegas dan keras dan minta waktu dua minggu.’ Dan wakapolri berjanji akan menyelesaikannya. Kita doakan saja ikhwahfillah, bahwa sabar itu akan membawa kemenangan”.

Setelah insident tersebut, tepat pada pukul 00.00 WIB malam tadi, Presiden Jokowidodo juga telah menyatakan sikap tegas lewat pidatony, bahwa penyelesaian kasus Basuki Tjahja Purnama (Ahok) terhadap penistaan Agama islam, akan dilaksanakan secara tegas, cepat dan transparan. (Spn)

Komentar Akun Facebook